Mengerti dan memahami situasi

Ada waktunya dimana kita ingin sendiri dan tidak ingin diganggu. Apalagi kalau kita, sebagai seorang wanita ada yang namanya PMS (Premenstrual syndrome). Seringkali moody ngga karuan, yang membuat situasi buruk semakin buruk, sedih semakin sedih dan marah berubah jadi Hulk😆. Orang yang mengerti efek dari PMS akan mengerti situasi kita dan pastinya ngga mau nanti berurusan sama “Hulk” lol.

Di saat teman kita sedang melow, cara yang paling baik adalah memberi mereka waktu untuk sendiri dan jangan banyak bertanya dulu. Nanti kalau mereka sudah tenang dengan situasi mereka, mereka pasti akan datang ke kalian dan berbagi cerita. Ketika mereka berbagi cerita, cobalah mendengarkan dan mengerti dengan situasi mereka. Di situasi seperti ini, dimana teman kita sudah siap untuk ngobrol, jangan kalian ganti dengan membicarakan masalah kalian. Karena hal ini akan membuat teman kalian malas untuk berbagi cerita dengan kalian di masa depan. Ini juga akan memperlihatkan bahwa kalian ngga begitu peduli dan egois, yang akan membuat pertemanan kalian jadi ngga asik lagi.

Sometimes we need someone to simply be there. Not to fix anything, or to do anything in particular, but just to let us feel that we are cared for and supported.

Terkadang kita hanya butuh seseorang yang ada untuk kita. Bukan untuk memperbaiki semua masalah atau untuk melakukan satu hal, tapi hanya untuk menunjukkan ke kita bahwa mereka peduli dan mensuport kita.

Di dalam pertemanan itu ada “take and give”, “listen and understand” ya, kan? Ngga selalu teman kalian yang harus mendengar keluh kesah kalian aja. Tapi kalian juga harus bisa mendengar dan mengerti keluh kesah dan situasi teman kalian. Bagaikan jalan, kalau dua arah itu lebih baik daripada satu arah, ya ngga?

Selamat berhari Minggu, xoxo

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)