Random,  Tips & Tricks

Catfish (Bukan Ikan Lele)

Disclosure: This post contains affiliate links. If you click on one of them, and make a purchase I’ll receive a commission

Online dating sudah ada sejak munculnya internet yang kemudian disusul dengan munculnya beberapa macam dating sites. Ada banyak orang yang beneran ketemu jodoh mereka dari internet tapi banyak pula yang terkena romance scams dan tertipu oleh seorang catfish. Pernah dengar istilah ‘Catfish’ yang ditujukan ke seseorang? Catfish adalah kata lain dari orang yang membuat akun palsu di internet.

Catfish – /kat fiSH/ – noun –

a person who creates fake personal profiles on social media sites using someone else’s pictures and false biographical information to pretend to be someone other than themselves.

‘Catfish’ [kat fiSH] adalah seseorang yang membuat akun pribadi palsu di media sosial menggunakan foto-foto dari orang lain dan memberikan data pribadi palsu untuk berpura-pura menjadi orang lain selain diri mereka sendiri.

Dari zamannya belum ada media sosial sampai ada saat ini, banyak sekali orang yang masih tertipu oleh paras ganteng atau cantik seseorang di dunia daring (online). Apalagi sekarang banyak muncul aplikasi-aplikasi perjodohan. Padahal belum tentu itu adalah foto-foto mereka yang asli. Mereka terlalu naif untuk mengakui bahwa orang-orang dibalik foto ganteng atau cantik itu ternyata orang lain dan mereka juga ngga mau mendengar kata orang kalo pacaran di dunia daring itu banyak tipunya dibanding aslinya. Cinta memang bisa mengalahkan logika sehat kita. Tetapi alangkah baiknya kita tetap berhati-hati jika kita memilih dunia internet untuk mencari pasangan.

Dibawah ini ada 5 ciri khas atau tanda-tanda yang mudah ditebak bahwa orang yang kamu suka/cinta di internet adalah seorang ikan lele.. eh, catfish:

1. Menolak Video Call

Ciri-ciri paling mudah ditebak adalah ketika pacar daring kamu menolak untuk video call. Zaman sekarang yang mana zamannya smartphone tapi ngga mau video call? imposible! Alasan paling utama dari mereka adalah: kamera di handphone rusak! Kalau rusak, bisa kan pinjam handphone atau komputer teman sebentar untuk video call? Trus, kalau misalnya dia setuju dengan permintaan video call tapi ketika sedang video call kamu ngga bisa lihat dia, alias gelap dan alasan dia adalah, “aku bisa lihat kamu kok, masa kamu ngga bisa lihat aku?” Jangan percaya! it’s a bullshit.

2. Menolak Bicara di Telefon

Ini adalah ciri yang paling bikin tanda tanya. Kenapa? Karena bisa jadi jenis kelamin orang yang selama ini berinteraksi secara daring dengan kamu berbeda dengan foto profil mereka. Yang tadinya dikira perempuan, ternyata orang dibalik foto profil itu adalah laki-laki, atau sebaliknya. *dyaaar*

3. Cepat Jatuh Cinta

Biasanya mereka akan mengatakan keseriusan setelah 1 minggu ngobrol dengan kamu. Mereka suka sekali memberikan banyak pujian dan janji-janji manis untuk mengambil hatimu. Well, siapa sih yang ngga akan klepek-klepek kalau dipuji-puji dan diajak nikah dengan orang bertampang seperti seorang model? *syeeeet*

4. Selalu Sibuk

Pastinya kamu pengen dong ketemu langsung dengan orang yang jatuh cinta sama kamu. Tapi masalahnya dia selalu punya alasan ngga bisa bertemu langsung. Misalnya: banyak kerjaan, ada yang sakit atau belum menemukan waktu yang tepat. Ada yang menyetujui permintaan bertemu langsung tapi setelah kamu datang ke tempat janjian, dia ngga muncul. Alasanya sama, yaitu tiba-tiba harus kerja atau mobilnya rusak. Kalau misalnya situasinya adalah orang yang kamu ajak ngobrol secara daring tinggal di negara lain, bisa dimengerti kalau dia belum bisa bertemu langsung dengan kamu. Tapiiii, ati-ati, nda: Apapaun alasannya, jangan pernah mau datang ke negara orang tersebut terlebih dulu! Apalagi kalau belum pernah video call dengannya. Meskipun dia mau membayar semua biaya visa dan penerbangan, never do that! alias ojo nganti! Kalau dia mampu membayar semua biaya penerbangan kamu dll, kenapa bukan dia sendiri aja yang datang untuk menemui kamu? iyo opo ora?

5. Minta Uang

Setelah dia berhasil mengambil hatimu, langkah dia selanjutnya adalah minta uang. Banyak alasan yang dia pakai untuk meminta kamu mengirimkan uang. Misalnya: ingin beli handphone baru supaya bisa video call tapi uangnya ngga cukup, atau, alasan lain dia butuh uang adalah, dia ingin beli tiket transportasi untuk menemui kamu tapi ternyata biayanya terlalu mahal. Tapi setelah dikirimi uang, ternyata masih menolak untuk video call dan tetap ngga bisa menemui kamu. Dia  akan beralasan kalau uangnya dipakai untuk keperluan mendadak atau keperluan lain yang lebih penting.

Banyak sekali alasan kenapa orang suka membuat akun palsu menggunakan foto profil orang lain yang mukanya lebih menarik dari mereka. Salah satu faktor utama orang menggunakan foto palsu adalah karena,

Krisis Kepercayaan Diri dan Mobbing

Orang-orang di balik foto palsu kebanyakan adalah orang-orang yang mempunyai krisis kepercayaan diri. Sering kali pula mereka kena mobbing di lingkungan rumah atau sekolahnya dan merasa tidak disukai dan dicintai. Mereka menyadari bahwa dengan membuat akun palsu dan menggunakan foto perempuan cantik atau laki-laki tampan akan lebih banyak menarik perhatian orang daripada foto asli mereka. Dengan banyaknya perhatian yang mereka dapat dari akun palsu, mereka merasa bahwa inilah dunia mereka, inilah yang membuat mereka merasa dihargai dan dicintai. Tapi ketika mereka mulai jatuh lebih dalam ke permainan mereka, atau bisa dibilang, mulai jatuh cinta dengan lawan bicara mereka di internet, mereka akan sangat ketakutan. Karna dari lubuk hati mereka paling dalam, mereka ingin bertemu dengan lawan bicara mereka di internet tapi takut akan ditolak dan dicaci maki. Yang pada akhirnya, mereka sendirilah yang lebih patah hati  daripada lawan bicaranya di internet. Syukur-syukur lawan bicara dia di internet mau terima mereka apa adanya.

Alasan lain para catfish yaitu mereka hanya butuh uang. Dan itu tidak hanya berinteraksi dengan 1 orang saja, melainkan dengan puluhan orang demi uang. Setelah itu kamu bakalan di lepéh gitu aja. Ada juga yang membuat akun palsu untuk stalking mantan. Aiiih, zaman sekarang susah move on? Ngga mbois (baca: keren) ah! Masih banyak perempuan/laki-laki diluar sana yang lebih baik dari mantan kamu, man!. *ngomong ala ceramah di masjid*

Kalau kamu ingin tahu apakah foto orang tersebut adalah asli, yang kamu bisa lakukan adalah google reverse image searchCaranya: copas foto profilnya di google image search, kemudian google akan menampilkan hasil dari mana foto itu diambil. Tapi tidak sedikit yang hasilnya adalah ‘zero’ alias nol. Jadi, untung-untungan. Cara lainnya adalah: minta orang tersebut untuk mengambil foto selfie dengan memegang kertas yang bertuliskan nama kamu. Kalau beralasan kamera handphone rusak, artinya ya ada yang ngga beres.

Tahu ngga, ada lebih dari 83 juta akun palsu yang ada di Facebook. Dengan kata lain, teman palsu itu hal yang sangat normal dan tanpa disadari kamu sedang berinteraksi dengan teman palsu di internet. Membuat orang jatuh cinta kepada orang yang menggunakan akun palsu adalah permainan yang sangat kejam dan menyakitkan. Bayangkan berapa banyak waktu dan tenaga yang sudah terbuang sia-sia karena seorang catfish? Ada lho yang berpacaran sampai 10 tahun tapi belum pernah bertemu langsung. Bayangno, nda? 

Ya gitu deh, karena cinta sudah membutakan mata hati dan logikapun tidak berjalan. Kalau ketemu dengan orang yang sama seperti foto mereka, kamu termasuk beruntung. Tetapi kalau orang yang kamu cintai ternyata adalah seorang catfish, kamu tidaklah beruntung.

Salam cinta! xoxo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)