Traveling

Knossos Palace, Crete di Yunani

Disclosure: This post contains affiliate links. If you click on one of them, and make a purchase I’ll receive a commission

Menurut Wikipedia:

“Knossos (sebutan alternatif Knossus, Cnossus, Yunani Κνωσός diucapkan [kno̞ˈso̞s]), juga disebut labirin, atau Istana Knossos, adalah situs arkeologi zaman perunggu terbesar di pulau Kreta dan diduga sebagai pusat upacara, politik, dan budaya Peradaban Minoa. Istana ini berbentuk seperti lorong-lorong rumit yang digunakan sebagai ruang kerja, tempat tinggal, dan gudang yang terletak dekat dengan lapangan tengah. Gambar detail kehidupan sehari-hari orang Kreta pada akhir zaman perunggu ditampilkan dalam lukisan dinding pada tembok di istana ini. Kini Knossos menjadi daya tarik dan tujuan wisata berkat sebagian besar bagiannya telah dipugar oleh arkeolog Arthur Evans dan lokasinya yang dekat dengan kota utama Kreta Heraklion.

Bagian dari rekonstruksi Istana Minoa di Knossos oleh Arthur Evans. Ini adalah bastion A pada gerbang utara, perhatikan fresko banteng di atasnya.
Kota Knossos tetap menjadi kota penting pada kurun Klasik dan Romawi, akan tetapi popularitasnya beralih ke kota baru Handaq (kini Heraklion) pada abad ke-9 M. Pada abad ke-13 kota ini disebut Makryteikhos ‘Tembok Panjang’; uskup Gortyn tetap menyebut diri mereka sebagai keuskupan Knossos hingga abad ke-19.[1] Kini nama ini hanya digunakan untuk situs arkeologi yang terletak dipinggiran kota Heraklion.”

Lokasi ini terletak dekat dengan kota Heraklion. Pemandangan istana ini adalah bukit-bukit. Waktu itu temperatur cuaca sekitar 35 derajat. Bisa dibayangkan panasnya dan sering haus karna mengelilingi situs yang besar ini. Tapi sangat menarik sekali untuk dikunjungi.

Perjalan kesini memakan waktu hampir 1 jam dari Skaleta dan melwati kota bernama Bali juga.

xoxo

Produk terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)