Disclosure: This post contains affiliate links. If you click on one of them, and make a purchase I’ll receive a commission

Akhirnya cuaca di Jerman dari sejak hari Senin kemarin bagus sekali. Puncaknya adalah hari rabu kemarin karna temperatur sampai 26 derajat! Itu sudah panas disini dan orang-orang akan keluar rumah berjemur di halaman belakang rumah mereka, anak-anak akan bermain air atau orang-orang akan pergi berenang. Kemarin pertama kalinya di tahun ini aku jemur pakaian diluar, biasanya jemur didalam rumah aja. Tidak hanya jemur pakaian tapi jemur badan juga 😀

Dulu waktu tinggal di Indonesia aku “takut” matahari. Sekarang, setelah tinggal lama di Jerman aku malah mencari matahari. Kalau matahari sudah nongol, girangnya ngga ketulungan haha. Menurutku, kenapa dulu aku menghindari matahari, mungkin karena di Indonesia itu kan terik matahari selalu panas dan itu sepanjang tahun. Jadi, bisa dipahami kenapa orang-orang lebih suka menghindari matahari, maybe because it’s too much. Ditambah pula, masih banyak yang berpendapat bahwa kulit cokelat itu kusam. Padahal kalau dipikir, kulit cokelat kita ini eksotis. Banyak juga iklan produk kecantikan di Asia yang menawarkan produk pemutih kulit, yang mana model iklan yang tadinya berkulit cokelat, dijauhi banyak cowok, tapi setelah memakai produk pemutih kulit, akan banyak cowok yang suka kepada cewek tersebut. Inilah yang membuat banyak perempuan  di Indonesia yang kurang percaya diri dengan kulit coklatnya. The darker, the minder.

Kalau disini adalah kebalikannya. Disini banyak orang yang iri dengan kulit Asia yang cokelat dan di musim dingin, dimana tidak ada matahari, mereka ini akan pergi ke salon matahari (salon tanning) supaya kulit mereka menjadi kecokelatan. The darker, the better. Produk-produk yang ditawarkan disinipun adalah krim penyoklat kulit. Hanya saja, bedanya, tidak ada iklan yang membuat orang menjadi kurang percaya diri karena kulitnya. Kalau kalian sedang berlibur ke eropa pertama kali, lupa membawa krim pemutih , jangan harap akan menemukannya disini.

Kadang kita memang cenderung mencari apa yang tidak kita miliki dan kurang mensyukuri apa yang kita miliki. Tapi aku bersyukur mempunyai kulit cokelat karena ternyata kulit cokelat tidak terlalu bermasalah jika terkena matahari ketimbang kulit putih orang Eropa. Kulit mereka lebih sensitif jika terkena sinar matahari terlalu lama,. Kulit mereka akan terbakar menjadi merah-merah dan sakit jika disentuh. Kalau kulit cokelat kita, paling hanya jadi tambah gelap aja jika terlalu lama terkena sinar matahari. Tapi, tidak semua jenis kulit itu sama karna ada orang Asia yang kulitnya juga lebih sensitif dari kulit orang Asia kebanyakan. Seperti salah satu teman dari Korea, dia punya alergi jika terkena sinar matahari. Kalau kulitnya tekena sinar matahari, kulit akan terasa gatal-gatal dan merah-merah. Jadi bisa dimengerti kalau orang dengan jenis kulit seperti ini lebih cocok dengan cuaca dingin.

Selamat berakhir pekan!

xoxo

**NOTE**

silahkan klik disini untuk tahu tips menjaga kulit cokelat cantik dan bersinar