(Gara-gara ada temanku, Karine Füll yang nanya di WhatsApp, gimana caranya supaya ngga nangis pas motong bawang, aku terinspirasi untuk menulis tips dan tricks nya disini. Karena kebetulan aku punya tips untuk masalah ini )

Kalian pasti suka diisengi teman atau keluarga disaat kalian sedang memotong bawang dan tiba-tiba meneteskan air mata dan bahkan sampai nangis ya? Yang iseng bilang, “udah ngga usah patah hati, bakso pak subur akan buka lagi kok” atau “ngga usah sedih, cowok masih banyak” dll  Nah, aku ada tips bagaimana caranya memotong bawang tanpa meneteskan air mata. Sebelumnya baca informasinya dulu ya…

Menurut seorang ahli, bawang mempunyai mekanisme pertahanan ego (Ego Defense Mechanism)¹ yang alami. Ia melindungi dirinya dengan suatu zat tertentu dari pemangsa, yang menyebabkan mata seperti terbakar. Contohnya, bawang ingin mencegah agar ia tidak dimangsa oleh tikus.

Mengandung belerang

Untuk kita manusia, mekanisme pertahanan ini tidak berbahaya karna hanya menyebabkan perih dimata dan meneteskan air mata. Tapi untuk hewan akan menjadi fatal akibatnya.

Hanya memegang bawang, tentunya tidak akan terjadi reaksi apa-apa. Akan tetapi jika kita membelahnya dan memotongnya kecil-kecil maka sel-sel yang terdapat di bawangpun akan ikut hancur dan melepaskan gas, yang menyebabkan mata kita perih seperti terbakar, meneteskan air mata dan hidung juga jadi mélér. Zat enzim ini disebut dengan Alliinase². Gas dari pecahan-pecahan sel bawang yang lepas akan memikat mata terlebih dahulu kemudian hidung. Akibatnya selaput mata akan terasa terbakar, perih dan meneteskan air mata.

Menghilangkan unsur gas

Seberapa besar pengaruh gas ke selaput mukosa (membran mukosa)³ mata kita, tergantung dari banyak faktor. Selain itu juga tergantung dari jenis-jenis bawang dan seberapa tua bawangnya. Para peneliti sudah lama melakukan penelitian untuk mencegah tetesan air mata disaat kita memotong bawang, dengan cara mengisolasi unsur zat-nya. Tetapi sampai sekarang belum berhasil karena dengan mengurangi zat ini, maka akan mempengaruhi rasa bawang.

Kalau kalian tidak ingin mata perih dan meneteskan air mata disaat memotong bawang, mungkin bisa coba beberapa tip dibawah ini:

1. Memakai kacamata menyelam

Ini adalah tip yang klasik. Tapi dengan memakai kacamata untuk menyelam, kita tidak akan punya masalah ketika berhadapan dengan irisan bawang. Karena hidung dan mata kita terlindungi oleh kacamata ini, yang mengharuskan kita bernafas dari mulut. Kalau tidak ada kacamata berenang bisa menahan untuk tidak bernafas dari hidung. Tapi jangan pakai penjepit jemuran untuk menutup menjepit hidung ya! Karna itu bukan tanggung jawabku :))

2. Dibawah pancuran air

Potong bawang dibawah pancuran air kran, atau kalian juga bisa mengambil mangkuk besar berisi air dan memotong bawang didalamnya.

3. Menyalakan lilin

Seperti kita biasa menyalakan lilin ketika lampu mati , nyalakan 2 lilin sebelum memotong bawang. Kalau sudah selesai memotong bawang, tinggal matikan lilinnya. Kecuali mau candle light dinner sekalian

4. Menahan air didalam mulut

Trik ini sering sekali aku praktekan karna aku lebih suka saja. Cuci bawang yang sudah dikupas terlebih dahulu, kemudian ambil air minum dan tahan dimulut sebelum memulai memotong bawang. Tahan terus sampai bawang selesai dipotong. Tapi ingat, jangan tiba-tiba ngobrol sama orang. Nanti yang ada malah di semprot balik dengan amarah

5. Mengunyah permen karet

Kalau sedang ada permen karet dirumah, tinggal kunyah permen karet sambil memotong bawang sampai selesai.

Itu tadi 5 tips mencegah mata perih disaat memotong bawang. Semoga bisa sedikit membantu dan kalau kalian sudah ada yang coba, mungkin bisa di share di kolom komentar. Tetapi kalau tips diatas terlalu ribet, kalian bisa pakai alat pemotong bawang yang ada tutupnya.

Selamat berakhir pekan ya.

xoxo

Foot note

¹. Dalam aliran psikoanalisis dari Sigmund Freud, mekanisme pertahanan ego adalah strategi psikologis yang dilakukan seseorang, sekelompok orang, atau bahkan suatu bangsa untuk berhadapan dengan kenyataan dan mempertahankan citra-diri.

². Adalah reaksi kimia dengan laju cepat

³. Membran mukosa atau selaput lendir adalah lapisan epitel jaringan yang melapisi area tubuh yang bersentuhan dengan udara.