Activity,  Traveling,  Vacation

Scalete, Crete in Greece

Ini perjalanan kita tahun lalu di libur musim panas 2016. Kita menginap 1 minggu di kota ini. Hotel menginap berlokasi tepat didepan pantai Skaleta yang hanya dipisahkan oleh jalan raya. Jadi untuk ke pantai kita harus jalan sekitar 5 menit. Pantainya bersih dan tidak ramai. Pihak hotel juga menyiapkan kursi untuk berjemur buat tamu-tamu hotel.

Jarak ke hotel dari Airport di Iraklion kurang lebih 66km. Hampir satu jam perjalanan. Tapi karena bis travelnya juga mengantar tamu-tamu yang lain, perjalanan memakan waktu lebih dari 1 jam. Ditambah dengan route perjalanan yang naik turun gunung dan muter-muter sampai ada anak yang mual-mual dan bis travel harus berhenti sebentar. Untung anak-anakku nggak sampai muntah. Mereka hanya merasa mual dan pusing aja. Bisa dimaklumi sih, ya karena jalannya yang naik turun dan berliku-liku.

Lokasi kamar hotel kita pun diatas bukit. Tapi memandang langsung lautan dan di hotel juga tidak ada lift. Jadi kita harus naik banyak tangga untuk ke kamar kita

Kalau kata Tristan, “Berlibur sambil olah raga” :))

Awalnya agak kecewa dengan kondisi kamar hotelnya. Karena tidak seperti yang ada di brosur. Tapi hal itu tidak penting lagi karena kita sudah dapat pemandangan laut dengan birunya langit yang hampir tidak ada awan dan juga pemandangan matahari terbenam yang cantik sekali. Berenang tiap hari dipantai juga sampai kulitku terbakar.

Disini matahari terbenam lebih cepat dari pada di Jerman dimusim panas yaitu sekitar jam 20:30.

Makanan dihotel juga enak semua. Bumbunya sangat terasa dilidah. Ada beberapa makanan yang hampir mirip dengan makanan Indonesia. Contohnya rendang. Hanya saja rendangnya manis. Tapi kalau dilihat persis sekali seperti rendang. (ngga kefoto karna ngga bawa HP waktu itu). Dan juga ada ikan goreng yang kecil-kecil! Rasanya juga mirip sekali dengan ikan goreng yang sering kita makan di Indonesia. Aku juga menemui makanan penutup seperti kue bolang baling. Pokoknya aku ngga kecewa soal makanan disini.

Pegawai hotel ramah-ramah dan lucu. Bahasa Inggris pelayan hotel dan bar “little little sih can” gitu deh. Tapi tidak semuanya. Ada yang bagus juga. Logatnya pun terdengar lucu. Yah, seperti orang Perancis atau Jerman kalau sedang ngomong Bahasa Inggris lah. Tamu-tamu hotel banyak yang dari perancis. Yang dari Jerman juga ada beberapa tapi ngga sebanyak tamu hotel dari Perancis. Pihak hotel bahkan ikut merayakan hari Bastille untuk tamu-tamu dari Perancis, dengan musik-musik sampai dengan kembang api. It was fun night! Tapi sayang sekali pagi harinya kita mendengar kabar sedih dari Perancis. Ada teroris yang menabrak menggunakan truk besar ke orang-orang ketika mereka sedang merayakan Bastille di jalan raya… Tentunya pagi hari itu suasana hotel jadi sepi dan berkabung. Hotel juga memasang musik bernada berkabung sampai siang hari. Tamu-tamu Perancis banyak yang sedang menelpon dan terlihat kawatir, tentunya. Bisa dirasakan kesedihan mereka ya… Pasti mereka mengawatirkan keluarga dan teman disana. Aku senang bahwa mereka juga tidak terlaurut-larut dalam kesedihan. Mereka kembali ceria dan menikmati liburan mereka.

Anyway, kalau next time kita tidak pulang ke Indonesia, mungkin kita akan kembali lagi ke Yunan – di pulau Crete lagi. Suka dengan kesederhanaan mereka dan ramah tamah mereka juga. Meskipun temperatur panasanya seperti di Indonesia. Hanya saja panasnya tidak lembab tapi panas kering dikulit. But we love this place!

xoxo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)